6 Cara Agar Jantung Kuat dan Sehat

By | April 14, 2018

Cara Agar Jantung Kuat – Jantung merupakan organ terpenting dalam tubuh kita. Oleh karena itu, jantung seharusnya selalu berada dalam kondisi yang sehat dan kuat. Karena sebagian besar kegiatan fisik seseorang sehari-hari tentu akan bergantung pada kinerja jantung. Bagi yang belum paham benar dan awam akan hal ini, maka icpcapsule.net akan memberikan artikel lengkap caranya supaya jantung menjadi kuat dan obat jantung herbal terbaik. Berikut beberapa cara agar jantung kuat dan sehat.

1. Olahraga

Kegiatan fisik seperti olahraga, yang dilakukan oleh orang dewasa dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, terutama kesehatan jantung. Pada dasarnya, olahraga mampu mengendalikan detak jantung sekaligus tekanan darah tinggi dimana tekanan darah tinggi ini kebanyakan beresiko terhadap jantung. Olahraga juga dapat bermanfaat bagi orang yang sedang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Dengan berolahraga, maka akan dapat mempertahankan berat badan ideal sehingga tubuh serta organ dalam tubuh selalu dalam keadaan sehat. Adapun selain untuk kesehatan jantung, olahraga juga memiliki fungsi lainnya, misalnya seperti memperkuat otot, mengurangi inflamasi, dan meredakan stres.

Baca juga: angina pektoris

2. Konsumsi Air Putih

Air merupakan komponen utama dalam tubuh, sehingga dalam sehari setidaknya kita membutuhkan 2 liter air putih atau 8 gelas air putih. Semakin banyak aktivitas yang dilakukan, maka akan semakin banyak pula asupan air yang dibutuhkan. Pada dasarnya, air memiliki banyak fungsi untuk tubuh kita, diantaranya adalah menjaga suhu tubuh, memperlancar pencernaan, meningkatkan metabolisme tubuh, menjaga kelembaban kulit, dan sebagai pelumas sendi. Air putih juga berfungsi untuk memperlancar peredaran darah sehingga air putih ini memperkecil kemungkinan terjadinya penyumbatan sistem peredaran darah yang dapat mengakibatkan serangan jantung. Air putih dapat digunakan untuk mengencerkan darah sehingga dapat pula digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan. Minum air putih secara teratur sebanyak 8 gelas per hari dapat menurunkan resiko penyakit jantung, sebab seluruh kinerja organ tubuh akan berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya jika bisa mengonsumsi air putih dengan rutin. Artikel terkait lainnya Pengobatan herbal penyakit jantung koroner bisa dibaca disini.

3. Kurangi Garam

Baca juga  10 Makanan Yang Menguatkan Jantung Paling Direkomedasikan

Pola makan dengan kadar garam yang tinggi diketahui dapat meningkatkan resiko penyakit jantung hingga dua kali lipat. Dampak buruk dari garam sebenarnya sudah diketahui sejak dulu. Oleh karena itu, penggunaan garam sebagai bahan konsumsi sebaiknya diatur dan dibatasi. Untuk orang yang sehat, asupan garam yang masuk ke dalam tubuh disarankan kurang dari 2,3 gram di setiap harinya. Sedangkan untuk orang yang memiliki resiko penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya, disarankan agar konsumsi garam dibatasi dengan jumlah paling banyak 1,5 gram di setiap harinya. Pada dasarnya, konsumsi garam secara berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Sebagai saran, jika hendak mengonsumsi makanan, sebaiknya perhatikanlah label komposisi yang ada pada camilan dan makanan olahan yang hendak dimakan. Jika makanan tersebut mengandung 1,5 gram garam atau sekitar 0,6 gram natrium, maka ada baiknya berusaha untuk menghindarinya sebagai salah satu cara agar jantung kuat dan sehat setiap saat.

baca juga: terapi penyakit jantung

4. Kurangi Junk Food

Junk food adalah makanan cepat saji yang mengandung kalori berlebihan. Umumnya, seseorang yang mengonsumsi junk food tidak akan merasa kenyang sehingga ia akan menambah porsi junk food yang ia konsumsi. Tanpa disadari, konsumsi junk food pun menjadi berlebihan. Pada dasarnya, junk food tidaklah memiliki kandungan serat sedikitpun sehingga konsumsi junk food dapat meningkatkan kadar gula dan menyebabkan munculnya penyakit diabetes. Selain itu, junk food mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan dan menumbuhkan kolestrol jahat dalam tubuh serta trigliserida dalam darah. Dimana hal ini pada akhirnya dapat membentuk plak dan penyakit jantung. Junk food juga dapat merusak lapisan pembuluh darah sehingga menyebabkan kolestrol jahat menempel pada dinding arteri dan menghalangi aliran darah yang menuju ke jantung. Oleh karena itu, untuk menghindari serangan jantung, sebaiknya tidak mengonsumsi junk food dan beralih pada makanan sehat yang mengandung banyak serat dan gizi seperti misalnya aneka buah dan sayur. Junk food mengandung banyak lemak trans fat dimana ini beresiko besar menyebabkan penyempitan pembuluh darah ke jantung dan ke otak.

5. Berhenti Merokok

Baca juga  11 Gejala Penyakit Jantung Lemah Pada Wanita

Rokok mengandung zat yang berbahaya bagi jantung, yaitu nikotin dan karbonmonoksida. Nikotin merupakan zat berbahaya yang dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat denyut jantung menjadi tidak stabil. Sedangkan karbonmonoksida yang bersarang pada asap rokok dapat menurunkan persediaan oksigen dalam hemoglobin dan dapat mempercepat proses pengapuran dinding pembuluh darah. Pada dasarnya, rokok dapat menyebabkan jantung mengalami kekurangan oksigen. Hal ini diawali dengan terjadinya penyempitan pembuluh darah jantung sehingga oksigen yang masuk ke dalam jantung pun menjadi berkurang. Dengan berkurangnya oksigen pada jantung, maka detak jantung pun akan menjadi tidak stabil, melemah, dan bahkan bisa berhenti pula. Untuk menghindari bahaya tersebut, maka seorang perokok sebaiknya segera mengurangi konsumsi rokok. Dan bagi yang bukan merupakan seorang perokok, disarankan agar menghindari orang-orang yang sedang merokok supaya tidak sampai menghirup asap rokok yang dikeluarkan oleh si perokok.

Baca juga: gejala penyumbatan jantung

6. Kelola Emosi

Banyak orang yang tidak mengetahui dampak buruk dari suatu emosi bagi kesehatannya, maka tak heran apabila banyak orang yang seringkali meluapkan emosinya dengan sangat marah. Padahal, sebenarnya, emosi negatif dan marah ini memiliki dampak yang sangat buruk bagi kesehatan jantung, bahkan bisa saja emosi ini menyebabkan penyakit jantung. Beberapa pakar kesehatan menyatakan bahwa kemarahan yang dialami oleh seseorang akan memberikan efek psikologis secara langsung pada jantung dan pembuluh darah. Di samping itu, kondisi marah dan emosi yang buruk pada akhirnya bisa mengaktifkan hormon stres dimana kondisi stress ini bisa menyebabkan detak jantung dan pernapasan menjadi cepat serta tekanan darah dalam tubuh menjadi meningkat.

Itulah tadi beberapa cara agar jantung kuat dan sehat dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan menjaga gaya serta pola hidup yang baik serta sehat, maka kesehatan dan kondisi jantung akan dapat dijaga secara optimal. Sehingga resiko mengalami berbagai macam penyakit yang berkaitan dengan jantung dapat dihindari.

😡
☹️
😐
☺️
😍