Penyakit Jantung Bengkak – Penyebab, Gejala dan Rekomendasi Pengobatan

Penyakit jantung bengkak atau dalam bahasa medis disebut dengan kardiomegali (Cardiomegali) merupakan kondisi dimana ukuran organ jantung membesar dari normal. Keadaan inilah yang disebut oleh dokter sebagai istilah pengertian jantung bengkak. Seperti juga dengan penyakit jantung lain, pembengkakan jantung bisa terjadi karena beberapa alasan dan juga penyebab pembengkakan jantung.

Mulai dari komplikasi dari penyakit lain, kelainan jantung bawaan, hingga adanya gangguan serta masalah lain pada jantung. Penyakit ini pun bisa terjadi di semua usia. Mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga orang tua. Selain itu, bila beberapa penyakit jantung lain lebih banyak dialami oleh pria dari pada wanita. Penyakit jantung bengkak ini terbilang berimbang, bisa terjadi pada semua jenis kelamin.

Tipe Penyakit Jantung Bengkak Berdasarkan Penyebabnya

penyakit jantung bengkak kardiomegaliJantung bengkak adalah satu dari 10 macam-macam penyakit jantung. Sebelum membahas lebih jauh mengenai gejala jantung bengkak, penyebab hingga cara mengatasi penyakit kardiomegali ini tak ada salahnya untuk mengetahui jenis dari pembengkakan jantung. Penyakit jantung bengkak secara umum dibagi menjadi 2 tipe berbeda berdasarkan dari penyebabnya. Di bawah ini, merupakan 2 tipe dari kardiomegali yang paling sering dialami oleh penderita.

  1. Kardiomegali Dilatasi

Kardiomegali dilatasi merupakan pembengkakan jantung yang diakibatkan karena otot jantung mengalami kelonggaran. Otot jantung yang terdapat pada kedua sisi kanan dan kiri ventrikel akan terlihat menipis serta menjadi longgar. Keadaan seperti ini pada akhirnya menjadikan ukuran jantung lebih besar dari pada seharusnya. Penipisan dinding jantung hingga menyebabkan longgar inilah yang disebut dengan pembengkakan pada kasus ini.

Untuk penyakit Kardiomegali Dilatasi, diagnosis yang dilakukan oleh dokter biasanya berdasarkan dari keadaan dinding jantung pada sisi kanan serta kiri. Bila dari pemeriksaan nampak kedua sisi dinding jantung ini lebih menipis, sehingga volume jantung menebal maka dokter akan memvonis dengan pembengkakan jantung jenis Kardiomegali Dilatasi.

Seperti halnya dengan tipe penyakit jantung bengkak yang lain, Kardiomegali Dilatasi terjadi pada semua usia. Meskipun untuk tipe penyakit ini seringnya karena kelainan bawaan.

  1. Kardiomegali Hipertrofi

Tipe kedua dari pembengkakan jantung ini diakibatkan oleh otot yang menebal. Otot jantung yang terdapat di sisi kiri ventrikel akan nampak mengalami penebalan. Hingga menyebabkan volume jantung membesar dari ukuran normal. Dalam pemeriksaan rontgen, jantung yang mengalami pembengkakan jenis Kardiomegali Hipertrofi ini biasanya memang terlihat membengkak besar. Berbeda dengan Kardiomegali Dilatasi yang lebih sulit untuk dibedakan ukurannya tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Diagnosa untuk penyakit tipe Kardiomegali Hipertrofi ini pun biasanya lebih mudah. Dimana jantung sudah akan langsung terlihat lebih besar dari pada ukuran yang seharusnya.

Bila tipe pertama seringnya dialami karena faktor bawaan, maka Kardiomegali Hipertrofi terjadi karena komplikasi penyakit lain. Ini karena penebalan otot jantung seringnya diakibatkan oleh penumpukan protein, zat tepung, hingga zat besi pada jantung. Komplikasi yang menyebabkan Kardiomegali Hipertrofi ini pun seperti pada penderita diabates, hepatitis, serta mereka yang memiliki penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Penyebab Jantung Bengkak Secara Umum

Setelah mengenali kedua tipe pembengkakan jantung ini, ada beberapa penyebab dari keadaan kardiomegali. Di bawah ini akan kami kupas lebih jauh mengenai apa saja yang menyebabkan kondisi jantung mengalami pembengkakan tersebut. Dengan mengenali apa saja penyebabnya, kita diharapkan bisa menjaga diri dan kesehatan sehingga nantinya tidak mengalami penyakit jantung bengkak.

  1. Gangguan pada katup jantung

Jantung memiliki 4 katup yang bekerja di masing-masing bilik dan serambi. Katup jantung ini memiliki tugas utama sebagai saluran masuk dan keluarnya darah yang dipompa oleh jantung. Seperti diketahui juga, darah yang mengalir masuk dan keluar jantung memiliki beberapa kandungan berbeda seperti oksigen, sari makanan, hingga zat berbahaya lain.

Pada beberapa kondisi, aliran darah dari dan menuju jantung bisa mengalami masalah. Salah satunya karena gangguan pada katup jantung. Aliran darah yang tidak lancar ini pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya pembengkakan, dimana zat berbahaya dalam darah akan tinggal di dalam jantung.

Beberapa keadaan yang menyebabkan gangguan katup jantung hingga menjadi pembengkakan ini seperti kanker, kerusakan jaringan, infeksi, demam rematik, adanya kelainan jantung, gangguan jaringan ikat, hingga karena terapi radiasi.

  1. Darah tinggi

Penderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi lebih berpotensi mengalami penyakit jantung. Salah satunya juga jantung bengkak. Ini karena tekanan darah yang terlalu tinggi memaksa otot jantung bekerja dengan lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya bila keadaan tersebut terjadi dalam waktu lama, otot jantung akan mengalami penebalan. Dimana keadaan ini menjadi salah satu tipe penyakit jantung bengkak Kardiomegali Hipertrofi.

  1. Anemia

Anemia merupakan penyakit kekurangan darah merah. Dimana berarti darah kekurangan “pasokan” untuk bisa mengangkat oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga akhirnya jantung pun bekerja lebih keras untuk memastikan tubuh tidak kekurangan oksigen. Caranya? jantung memompa darah dengan lebih cepat demi memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh ini. Akhirnya bisa dipastikan, dalam waktu lama otot jantung akan mengalami pembengkakan.

  1. Terdapat cairan dalam jantung

Penyebab satu ini memang bisa dikatakan lebih jarang ditemui dari pada yang lain. Namun adanya kumulasi cairan di sekitar atau bahkan di dalam jantung sangat mungkin menyebabkan terjadinya pembengkakan. Adanya cairan di dalam jantung bisa karena banyak sebab. Kebiasaan hidup yang kurang sehat, masalah pada paru-paru, hingga katup jantung yang mengalami kebocoran bisa menjadi penyebab penyakit jantung.

Untuk adanya cairan dalam jantung, pembengkakan memang bukan dikarenakan otot yang menebal. Namun lebih pada otot yang mengalami kelonggaran karena harus menahan massa yang lebih besar di dalam atau pun di luar jantung. Inilah yang akhirnya menjadi pembengkakan.

  1. Otot jantung lemah

Lemahnya otot jantung pun menjadi salah satu alasan dari terjadinya pembengkakan. Ada beberapa hal yang menyebabkan otot jantung melemah ini. Mulai dari riwayat mengalami serangan dan gagal jantung, hingga karena penyakit jantung lemah. Selain itu, otot jantung yang lemah juga bisa menjadi penyakit bawaan kelainan jantung. Biasanya otot jantung yang lemah ini bisa dengan mudah diketahui dari gejala yang ditunjukan. Mudah sekali merasa lelah hingga debaran jantung yang lemah atau pun cepat menjadi beberapa pertandanya.

  1. Hemochromatosis

Hemochromatosis merupakan salah satu kelainan dimana tubuh menyerap terlalu banyak zat besi. Biasanya karena makanan yang dikonsumsi. Zat besi yang berlebihan diserap oleh tubuh ini menjadi masalah yang beragam. Bila misalnya zat besi tersebut menumpuk di jantung, maka otot akan mengalami penebalan.

Biasanya untuk keadaan hemochromatosis, otot jantung yang menebal terletak di verikel kanan dan kiri jantung. Akan langsung bisa nampak dari diagnosis dokter untuk penebalan jantung karena penyebab satu ini.

Dari 6 penyebab pembengkakan jantung di atas, yang paling sering terjadi sebenarnya pada komplikasi penyakit lain. Seperti komplikasi penyakit hipertensi yang akhirnya menjadikan jantung mengalami pembengkakan.

Gejala Pembengkakan Jantung

Untuk mengetahui lebih jauh, tak ada salahnya bila melihat apa saja gejala pembengkakan jantung biasa dialami oleh penderita jantung bengkak. Di bawah ini adalah  beberapa daftar gejala dari jantung yang membengkak:

  1. Mengalami sesak napas:  Pada penderita jantung bengkak, sesak napas akan dirasakan baik itu ketika sedang berbaring atau pun saat mengalami aktifitas. Dada akan terasa seperti tertekan dan berat, hingga menyebabkan rasa sesak. Ini salah satunya karena massa jantung yang membesar. Selain itu, gejala sesak napas dirasakan dengan tarikan napas yang lebih pendek dari pada normal.
  2. Lebih mudah lelah: Nyaris semua penyakit yang berhubungan jantung memberikan gejala rasa lelah yang berlebihan. Rasa lelah karena jantung mengalami pembengkakan ini dirasakan bahkan saat tidak melakukan aktifitas berat. Bisa di baca juga artikel gejala jantung lemah
  3. Pembengkakan kaki:  Jantung bengkak menyebabkan aliran darah pun menjadi tidak lancar. Inilah yang akhirnya menyebabkan pembengkakan pada beberapa jaringan lain. Terutama pada kaki.
  4. Berat badan yang meningkat: Seperti disebutkan di poin ketiga, jantung yang mengalami pembengkakan ini pada akhirnya juga membuat beberapa jaringan di bagian tubuh lain membesar. Inilah salah satunya yang menyebabkan berat badan meningkat.
  5. Jantung berdebar lebih cepat atau pun lambat: Disebutkan di atas, jantung yang membengkak menyebabkan aliran darah tidak normal. Kerja jantung pun tidak maksimal hingga membuat detakan atau pompaan jantung lebih cepat atau malah lebih lambat.
  6. Nyeri dada kiri: Rasa nyeri di dada ini pun biasanya diikuti dengan rasa tidak nyaman. Namun biasanya rasa ini akan hilang dan datang dengan sendirinya.

Selain 6 gejala di atas, penderita jantung bengkak pada tingkatan lanjut akan mengalami kesulitan bernapas dimana tandanya ada penyumbatan darah. Hingga kehilangan kesadaran. Sedangkan untuk penderita yang masih dalam tahapan awal, penyakit jantung bengkak ini justru tak memiliki tanda-tanda dan gejala jelas. Terutama bila jantung bengkak karena adanya komplikasi dengan penyakit lain.

OBAT JANTUNG BENGKAK

Rekomendasi Pengobatan Menggunakan ICP Capsule

obat jantung bengkak herbal

Ada beberapa cara untuk menyembuhkan penyakit jantung bengkak ini. Tentunya sesuai dengan penyebab penyakit jantung serta gejala yang dialami. Untuk pencegahannya, bisa dengan dengan mengurangi konsumsi garam serta junk food yang mengandung banyak sodium. Selain itu juga dengan olah raga dan menerapkan hidup sehat.

Sementara itu, jika Anda ingin menggunakan obat, alternatifnya bisa memakai ICP Capsule. Obat jantung bengkak ICP Capsule terbuat dari bahan alami yang sama sekali tidak berbahaya untuk tubuh. Cara mengonsumsinya pun sama dengan obat jantung lain. Cukup dengan diletakkan di bawah lidah sehingga nantinya kapsul akan menguraikan diri dengan sendirinya. Pemesanan obat jantung bengkak herbal icp capsule dengan menghubungi distributor pusat icp capsule di nomer 082244667757 ibu monica bisa via whatsap maupun telpon.

Ada beberapa cara yang dilakukan oleh ICP Capsule dalam menyembuhkan pembengkakan jantung. Salah satunya dengan memperbaiki sel yang rusak pada jantung. Sehingga jantung pun nantinya bisa bekerja kembali dengan lebih maksimal. Jadi, untuk penderita penyakit jantung bengkak tak ada keraguan lagi dalam mengonsumsi ICP Capsule.

Itulah pembahayakn mengenai penyakit jantung bengka. Anda sudah mengetahui apa saja bahaya yang mungkin bisa Anda dapatkan saat mengalami jantung bengkak. Menghindari lebih baik dibandingkan mengobati, oleh sebab itu sebelum terlambat Anda bisa melakukan pencegahan jantung bengkak sejak dini.

Dengan apa pencegahan dan pengobatan jantung bengkak? Dengan menerapkan pola hidup sehat dan minum obat herbal ICP Capsule untuk kesehatan jantung anda.