Penyakit Jantung Lemah: Pengertian, Jenis dan Rekomendasi Pengobatan

Penyakit Jantung lemah merupakan salah satu penyebab kematian paling besar di Indonesia. Menariknya, penderita penyakit ini bukan hanya mereka yang sudah berusia lanjut saja. Bahkan nyaris 30 persen penderita jantung lemah merupakan mereka di usia produktif mulai dari 20 hingga 30 tahun. 20 persen berikutnya baru mereka di usia 30 tahun hingga 50 tahun. Sisanya, para penderita dengan usia 50 tahun ke atas. Jadi, jangan mengira karena Anda masih berusia muda dan merasa sehat tidak bisa mengalami atau bahkan sudah memiliki indikasi akan menderita jantung lemah. Sebagai informasi selengkapnya, berikut pembahasan mengenai penyakit jantung lemah.

Pengertian Penyakit Jantung Lemahpengobatan penyakit jantung lemah

Pengertian Penyakit Jantung lemah atau dalam bahasa kedokteran disebuh kardiomiopati adalah suatu keadaan dimana otot jantung atau miokard mengalami gangguan, sehingga tidak bisa memompa darah dengan intensitas yang normal. Gangguan pada otot jantung inilah yang menjadi asal serta pengertian dari jantung lemah itu sendiri.

Ada beberapa hal yang menyebabkan miokard mengalami gangguan, serta tentunya ada bahaya sendiri dari ketidakmampuan jantung memompa darah dengan intensitas serta kecepatan normal. Salah satu bahaya dari ketidakmampuan otot jantung memompa darah ini diantaranya seperti detak yang tidak beraturan dan melemah. Sehingga menyebabkan resiko terjadi gagal jantung. Ketika aliran darah yang dipompa jantung tidak mampu mengimbangi darah yang masuk ke dalam katup jantung. Saat itulah Anda bisa mengalami gagal jantung.

Resiko terbesar dari penyakit jantung lemah ini adalah kematian, karena terjadinya gagal jantung. Namun selain itu juga bisa terjadi stroke, baik terjadi pada seluruh tubuh atau hanya sebagian saja. Menyeramkan bukan?

Lebih menyeramkan lagi karena sakit jantung lemah, seperti yang disebutkan di atas bisa menyerang semua usia. Mulai dari orang tua, dewasa, remaja, hingga anak-anak sekalipun bisa saja mengalami jantung lemah. Terlebih dibalik sederet penyebab dari gangguan otot jantung atau miokard yang diakibatkan oleh penyakit lain, jantung lemah juga bisa terjadi karena faktor keturunan. Dimana dari keturunan orang tua ada riwayat memiliki kelainan pada otot jantung mereka. Sehingga anak pun membawa bawaan jantung lemah ini.

Jenis-Jenis Penyakit Jantung Lemah

Kondisi jantung lemah dibedakan menjadi 4 jenis, diantaranya adalah:

  1. Hypertrophic Cardiomyopathy

Tipe berikutnya dari jantung lemah ada Hypertrophic Cardiomyopathy atau kardiomiopati hipertrofik. Jenis penyakit satu ini merupakan salah satu yang diakibatkan oleh faktor genetik dan bukannya gaya hidup atau pun kesehatan pada umumnya. Jadi bila ada salah satu anggota keluarga yang mengalami sakit jantung lemah jenis kardiomiopati hipertrofik, bukan tidak mungkin akan menurun kepada anak atau cucu.

Kardiomiopati hipertrofik merupakan keadaan dimana salah satu dinding bilik jantung mengalami penebalan. Biasanya pada bagian bilik jantung kiri. Tak ada tanda-tanda spesifik yang ditunjukan oleh penderita penyakit ini. Selain rasa sesak napas dan juga jantung berdebar.

  1. Restrictive Cardiomyopathy

Restrictive Cardiomyopathy atau kardiomiopati restriktif merupakan salah satu tipe jantung lemah yang biasa terjadi pada penderita di usia lanjut. Dibandingkan dengan tipe penyakit jantung lain, kardiomiopati restriktif merupakan salah satu yang paling jarang terjadi. Efek dari penyakit ini pada jangka panjang bisa menjadi gagal jantung.

Sedangkan ciri-ciri penyakit jantung lemah sama seperti penyakit jantung pada umumnya seperti pembengkakan jaringan tubuh, sesak napas, hingga debaran jantung yang tidak beraturan. Dalam pemeriksaan pun, penderita kardiomiopati restriktif memiliki irama detak jantung yang abnormal.

Tipe jantung lemah kardiomiopati restriktif diakibatkan karena menumpuknya protein, zat tepung, hingga zat besi. Selain itu juga bisa karena adanya tumor yang menyebabkan otot jantung bagian ventrikel menjadi kaku. Sehingga seperti ditebak, jantung tidak memiliki kemampuan maksimal untuk memompakan darah ke seluruh tubuh.

Sebenarnya ada banyak sekali penyebab mengapa kondisi kardiomiopati restriktif terjadi pada otot jantung. Tumor, menjadi salah satu penyebab terbesar. Selain itu juga adanya gangguan pada jaringan ikat tubuh hingga kelainan sel darah pun bisa menjadi penyebab. Kompleknya penyakit jantung lemah kardiomiopati restriktif ini lah yang menjadikan jarang sekali ada pasien mengidap tipe satu ini. Baca juga ciri-ciri penyakit jantung koroner

  1. Dilated Cardiomyopathy

Dilated Cardiomyopathy merupakan penyakit jantung yang diakibatkan oleh penyakit lain. Uniknya penderita penyakit ini kebanyakan pria dan sudah paruh baya. Jarang sekali ditemui mereka yang masih muda menderita penyakit ini. Jenis jantung lemah ini akan mengakibatkan pembesaran pada ruang ventrikel kiri jantung yang mengalami gangguan. Otot untuk bagian jantung ini tidak mampu mengalami kontraksi sehingga darah tidak bisa terpompa dan keluar dari jantung.

Beberapa penyebab dari penyakit ini sendiri seperti infeksi HIV, diabetes, serangan jantung, darah tinggi, hepatitis dan juga tiroid. Biasanya penyakit tersebut disebabkan karena peradangan pada otot jantung.

  1. Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy

Bila 3 tipe jantung lemah di atas sering terjadi, maka Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy lebih jarang dialami. Tanda-tanda hingga gejala penyakit ini nyaris sama dengan jantung lemah lain. Hanya saja biasanya terjadi lebih dini. Mulai dari usia anak-anak hingga remaja.

Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy terjadi karena adanya kesalahan gen yang mengakibatkan protein yang seharusnya bekerja untuk melekatkan otot jantung bekerja tidak seperti pada umumnya. Akibatnya otot jantung menjadi tipis dan merenggang. Karena kondisi tersebut pemompaan darah menjadi tidak maksimal.

10 Penyebab Jantung Lemah

Bagaimana, sudah memahami apa saja jenis-jenis jantung lemah? Informasi penting yang perlu Anda ketahui agar bisa mengetahui apa saja bahaya dari masing-masing kondisinya. Sebelumnya sudah di paparkan mengenai apa saja yang menyebabkan jantung lemah, namun untuk lebih jelasnya lagi, sebaiknya Anda juga mengetahui penyebab jantung lemah dan penyakit jantung lainnya.

  • Jaringan pada jantung yang mengalami kerusakan setelah sebelumnya mengalami penyakit jantung lain. Seperti karena terjadinya serangan jantung atau gagal jantung.
  • Jantung terlalu sering diporsir, atau bekerja terlalu keras tanpa mengistirahatkannya. Misalnya saja, Anda sering merasa terkejut, hal tersebut malah akan mengakibatkan denyut jantung yang menjadi semakin besar dan ini bisa menyebabkan jantung melemah bila terjadi dalam waktu panjang.
  • Adanya faktor keturunan (genetic)
  • Penyakit darah tinggi yang sudah parah dan dalam waktu yang lama (hipertensi)
  • Adanya gangguan pada bagian katup jantung
  • Kurangnya vitamin B1 dan mineral yang berguna pada fungsi tubuh secara keseluruhan
  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan
  • Memiliki penyakit kelenjar tiroid
  • Kecanduan alkohol dalam jangka waktu yang panjang
  • Mengalami komplikasi pada saat kehamilan

Gejala Lemah Jantung

Beberapa hal di atas memang menjadi penyebab dari sakit jantung lemah yang paling sering dialami. Selanjutnya, untuk mengetahui apakah Anda memang mengidap penyakit jantung lemah, selain mengenali jenis dan juga penyebabnya, sebaiknya ketahui pula gejala lemah jantung. Untuk itu berikut ini akan kami berikan daftar dari beberapa gejala dari sakit jantung lemah.

  1. Sesak napas

Salah satu gejala dari sakit jantung lemah biasanya mengalami sesak napas. Nyaris semua jenis penyakit jantung lemah diawali dengan gejala sesak napas. Pada beberapa kondisi, sesak napas karena sakit jantung lemah dialami setelah melakukan pekerjaan berat. Sedangkan pada kondisi lain, sesak napas bahkan bisa terjadi ketika tidak sedang melakukan apapun.

  1. Mudah merasa lelah

Masalah pada jantung lemah adalah darah yang tidak bisa dipompa secara sempurna. Sehingga mau tidak mau peredaran darah ke seluruh tubuh, terutama organ tubuh lain juga tidak sempurna.  Hingga akhirnya penderita sakit jantung lemah sering sekali merasa mudah lelah. Nyaris sama dengan sesak napas, rasa lelah sebagai gejala jantung lemah ini bisa terjadi karena banyak alasan. Mulai dari ketika beraktivitas seringan apapun. Hingga karena pekerjaan berat apapun.

  1. Mengalami batuk kronis

Sama seperti rasa lelah hingga sesak napas, peredaran darah yang tidak teratur juga berakibat pada paru-paru. Akibatnya akan ada cairan yang menumpuk pada paru-paru karena peredaran darah yang tidak lancar tersebut. Inilah mengapa pada penderita jantung lemah, sering sekali mengalami batuk kronis.

Dibandingkan dengan batuk lain, penderita batuk kronis karena jantung lemah biasanya mengeluarkan lendir. Selain itu batuk akan menjadi lebih parah ketika berbaring.

  1. Denyutan jantung yang tidak teratur

Kerja jantung yang abnormal memang menjadikan irama detakan jantung juga menjadi tidak normal. Penderita jantung lemah bukan hanya mengalami detakan yang lebih lambat dari biasanya. Namun bahkan juga lebih cepat. Biasanya gejala denyutan jantung yang tidak normal ini yang menjadikan seseorang nyaris bisa dipastikan mengidap penyakit jantung lemah.

Gejala dari penyakit jantung lemah di atas memang pada akhirnya hanya bisa dipastikan dengan pemeriksaan di rumah sakit. Setelah dipastikan bahwa kerja jantung Anda tidak normal, maka sebaiknya segera dilakukan pengobatan. Ada beberapa alternatif pengobatan untuk penyakit jantung. Mulai dari operasi hingga mengonsumsi obat-obatan. Tentunya lebih baik lagi bila obat yang dikonsumsi berasal dari bahan alami.

Selain 4 Gejala jantung lemah diatas, anda bisa membaca mengenai gejala awal penyakit jantung disini.

OBAT JANTUNG LEMAH TERBAIK

Rekomendasi Pengobatan Jantung Lemah Menggunakan ICP Capsule

Bagaimana mengatasi jantung lemah? Satu obat yang direkomendasikan, yaitu ICP Capsule. Ini bisa menjadi alternative Anda untuk mengatasi kondisi jantung lemah. Rekomendasi para dokter spesialis jantung karena manfaatya nyata.

Obat Jantung Lemah ICP Capsule merupakan salah satu obat jantung yang bisa dikonsumsi. Obat herbal jantung ICP Capsule terbuat dari beberapa bahan alami yang utama, seperti notoginseng, danshen, radix astragali, dan rosewood. Selain itu juga terdapat beberapa akar serta bahan tradisional dari Tiongkok lain yang kemudian diproses dengan teknologi canggih. Anda bisa membeli Obat jantung lemah disini dengan SMS ke Monica di 0822.4466.7757 ayo disimpan no telponnya.

Bagaimana cara mengkonsumsinya? Untuk cara mengonsumsinya juga mudah. Anda cukup meletakan ICP Capsule di bawah lidah. Setelah 15 menit, dari pemeriksaan mikroskopik akan nampak bagaimana kapsul diserap tubuh dan memperbaiki sel jantung yang bermasalah.

Obat herbal ICP Capsule bisa menjadi pengobatan alternatif penyakit jantung yang Terbaik, karena sudah ada ijin dari BPOM Indonesia, 100% Herbal, Halal, dan BPOM Amerika FDA USA Tahap 3.

Itulah pembahasan mengenai penyakit jantung lemah. Gaya hidup yang buruk, biasanya akan semakin mendukung penyakit lebih besar terjadi. Oleh sebab itu, dibandingkan harus mengobati sebaiknya Anda bisa mencegahnnya sejak dini. Dengan cara apa? Tentu saja dengan menjalani pola hidup sehat, seperti tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, sering berolahraga, dan mengatur pola makan. Saat Anda memiliki berat badan berlebihan, Anda juga sebaiknya segera melakukan penurunan berat badan agar lemak di dalam tubuh tidak mengganggu pada kinerja jantung. Jika anda mengalami beberapa gejala jantung lemah sebaiknya konsultasi ke dokter dan bisa mulai minum ICP Capsule untuk pengobatannya, kalau minum obat dokter dengan beri jarak 1 jam supaya pengobatan penyakit jantung menjadi maksimal.