9 Penyebab Sakit Jantung Paling Berbahaya Wajib Anda Hindari

By | March 26, 2018

Penyebab Sakit Jantung – Penyakit Jantung menjadi salah satu jenis penyakit yang sering didengar oleh masyarakat. Penyakit ini menyerang bagian orang vital tubuh, baik secara mendadak atau sudah lama terjadi. Bahkan kematian secara mendadak juga saja disebabkan karena sakit jantung. Lantas, apa saja sih yang bisa mengakibatkan gangguan pada jantung? Berikut adalah uraian mengenai 9 penyebab sakit jantung paling berbahaya wajib Anda hindari.

1. Kebiasaan merokok

Merokok pada dasarnya adalah aktivitas yang buruk, apalagi kalau sudah menjadi kebiasaan, hal tersebut malah akan menjadi sangat buruk. Mengapa? Karena merokok akan mempengaruhi kesehatan jantung. Karbon monoksida yang terkandung di dalam asap rokok serta kandungan nikotin yang ada di dalamnya akan sangat meningkatkan resiko munculnya gumpalan darah dan memacu organ jantung untuk bisa bekerja dengan sangat cepat. Hal tersebut tentunya sangatlah membebani jantung.

Senyawa kimia yang ada di dalam asap rokok juga sangat bisa merusak dinding arteri yang ada pada jantung. Hal tersebut akan semakin memicu penyempitan di dalamnya. Persentase terjadinya sakit jantung pada perokok adalah 24% dibandingkan mereka yang sama sekali tidak pernah merokok.

2. Memiliki pola hidup yang sangat buruk

Banyak penyakit yang disebabkan karena pola hidup yang sangat buruk, salah satunya adalah sakit jantung. Resiko ini akan sangat besar sekali terjadi, misalnya saja Anda tidak pernah berolahraga sama sekali, sering mengkonsumsi makanan berlemak secara berlebihan, jarang mengkonsumsi buah dan juga sayuran dan pola hidup buruk lainnya. Tidak hanya jantung, bahkan bisa saja Anda mengalami penyakit lain yang menjadi komplikasi dari jantung, seperti diabetes, stroke dan yang lainnya. Jika terserang penyakit jantung jangan resah karena ada obat untuk mengobati penyakit jantung sampai tuntas.

3. Kadar kolesterol di dalam tubuh yang sangat tinggi

Kolesterol yang ada di dalam tubuh dibagi menjadi 2 jenis. Pertama, kolesterol jahat atau biasa disebut HDL dan yang kedua kolesterol jahat atau biasa disebut LDL. Pada kolesterol jahat akan sangat mudah sekali mengalami penggumpalan dan menempel pada bagian dinding pembuluh darah. Oleh sebab itulah kadar LD yang sangat tinggi biasa memicu terjadi plak yang mengakibatkan ateroskerosis. Sementara kadar LDL normal yang seharusnya ada di dalam darah adalah di bawah 3 mmol/L atau 115 mg/dl untuk usia dewasa dan 2 mmol/L atau 77mg/dl untuk mereka yang mempunyai resiko tinggi terserang jantung.

4. Tekanan darah yang sangat tinggi (hipertensi)

Seseorang dikatakan memiliki gangguan hipertensi atau tekanan darah yang sangat tinggi jika tekanannya mencapai angka 140/90 mm Hg. Sementara untuk tekanan darah yang dikatakan normal harus mencapai angka 120/80 mm Hg, kalau berada di bawah angka tersebut artinya seseorang mengalami tekanan darah rendah.

Untuk tekanan darah yang sangat tinggi bisa memicu jantung harus bekerja lebih keras lagi, sehingga jantung dan juga pembuluh darah akan semakin dibebani dengan tugas tambahan. Penyebab mengapa seseorang menderita hipertensi adalah karena terlalu banyak mengkonsumsi sodium. Selain menyebabkan jantung, hipertensi juga akan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan komplikasi penyakit lainnya seperti stroke. Seperti yang kita ketahui penyebab penyakit stroke dan jantung itu karena adanya penyumbatan pembuluh darah anda bisa membaca artikel tentang gejala dan penyebab penyumbatan jantung disini.

5. Mempunyai riwayat penyakit diabetes

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang disebabkan karena asupan gula terlalu berlebihan. Hal tersebut bisa memicu terjadinya penebalan pada bagian dinding pembuluh darah sehingga sangat berpotensi menghambat proses aliran darah di dalam tubuh. Sementara itu karena kondisi diabetes yang sangat tinggi akibatkan juga akan mengganggu pada organ lain yang ada di dalam tubuh, salah satunya adalah mengganggu kinerja jantung menjadi lebih buruk.

6. Berat badan yang terlalu berlebihan (obesitas)

Berat badan yang yang terlalu berlebihan atau disebut juga obesitas bisa menjadi salah satu faktor seseorang mengalami hipertensi, kadar kolesterol yang sangat tinggi dan resiko diabetes tipe 2 yang juga akan sangat tinggi. Beberapa faktor tersebut adalah penyebab seseorang bisa menderita sakit jantung sebagai komplikasi dari penyakit lainnya. Kondisi berat badan yang terlalu berlebihan bisa disebabkan karena faktor tidak pernah berolahraga dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak.

7. Dipengaruhi karena faktor usia

Tidak sedikit penyakit yang dipengaruhi karena faktor usia. Semakin tua seseorang maka akan semakin rentan ia mengalami gangguan pada tubuhnya, salah satunya saja gangguan pada organ jantung yang bisa mengakibatkan sakit jantung diusia tua. Ini dikarenakan pembuluh darah terutama pada bagian arteri cenderung lebih kaku dan juga kehilangan daya elastisnya. Sehingga akan lebih baik kalau Anda bisa menjaga daya tahan tubuh sejak masih muda agar saat memasuki usia tua tidak rentan terkena penyakit yang sangat memberatkan.

8. Faktor jenis kelamin

Jenis kelamin juga bisa menjadi pengaruh seseorang mengalami sakit jantung. Sebenarnya ada banyak sekali jenis sakit jantung, seperti jantung coroner, jantung lemah, jantung bocor, jantung bengkak dan banyak lagi. Ada beberapa penyakit yang faktor resikonya akan lebih besar menyerang perempuan. Namun ada juga yang resiko akan lebih besar menyerang laki-laki saat memasuki usia tua.

9. Riwat kesehatan dari anggota keluarga

Genetik juga bisa sangat mempengaruhi, terutama yang akan diturunkan dari keluarga inti ayah, ibu, kaka dan juga adik. Memiliki kelainan penyakit bawaan bisa menjadi salah satu faktor resiko cukup besar jika hal tersebut diturunkan oleh gen.

Itulah 9 penyakit jantung paling berbahaya wajib Anda hindari resikonya. Pola hidup menjadi kunci utama seseorang bisa terserang resiko penyakit apapun terutama penyakit jantung koroner. Jika ketahanan tubuh sangat buruk maka hal tersebut akan menyebabkan seseorang lebih rentan sekali terserang penyakit kronis.