Patofisiologi Penyakit Jantung Koroner

By | April 14, 2018

Patofisiologi Penyakit Jantung Koroner – Website kesehatan jantung icpcapsule.net membahas informasi seputar penyakit jantung terlengkap. Indonesia memiliki banyak jumlah penduduk dengan resiko kematian terbesar datang dari penyakit jantung koroner. Hal ini tidak mengherankan karena gaya hidup dan pola kebiasaan sebagian besar orang di negara ini yang cenderung praktis, kurang sehat, gemar merokok dan kurang istirahat.

Akibatnya jantung koroner mengancam setiap orang dan dapat menyerang sewaktu-waktu. Sangat banyak kisah yang kita dengar bahwa salah satu kerabat maupun rekan kerja mengalami penyakit tersebut dengan tiba-tiba tanpa diketahui sebelumnya. Hal inilah yang cukup menjadi dasar perlunya patofisiologi penyakit jantung koroner pada seseorang yang diduga memiliki ciri-ciri mengarah pada penyakit tersebut.

Baca juga: terapi jantung koroner

Kebanyakan orang tidak memahami dengan jelas apa yang dimaksud dengan patofisiologi pada penyakit jantung. Istilah ini sangat jarang dipahami oleh sebagian besar orang awam dan hanya diketahui oleh para tenaga medis. Karena itu informasi tentang hal tersebut juga cukup penting. Untuk lebih jelasnya berikut ini gambaran patofisiologi penyakit jantung koroner.

Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena tidak lancarnya peredaran pembuluh darah dalam tubuh. Hal ini mayoritas disebabkan oleh beberapa hal yang menimbulkan penymbatan lemak dalam sistem peredaran darah. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa penyebab dari kondisi jantung koroner:

  • Makanan yang kaya akan lemak sehingga menimbulkan kolesterol jahat pada tubuh yang menghambat kelancaran arteri darah pada pembuluh darah jantung.
  • Gaya hidup yang kurang baik seperti merokok dan minum minuman keras yang memperparah plak pada pembuluh darah jantung. Akibatnya jantung tidak dapat bekerja optimal dalam menyalurkan oksigen ke seluruh sistem tubuh sesuai yang dibutuhkan manusia.
  • Kurang olah raga sehingga timbunan lemak tidak terkikis dan penyumbatan pada sistem peredaran darah jantung makin memburuk.

Baca Juga: Obat Penyakit Jantung Paling Ampuh

Baca juga  Gejala-Gejala Penyakit Jantung dan Pertolongan Pertama Saat Kambuh

Gejala Jantung Koroner

Penderita penyakit jantung koroner umumnya merasakan beberapa gejala penyakit jantung. Hanya saja sebagian besar penderita tidak memperhatikan hal ini dan beranggapan bahwa hanya terjadi gejala biasa yang tidak berkaitan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini gejala pada penderita jantung koroner yang dapat dilihat sejak dini:

  • Terjadi dada terasa sakit sebelah kiri yang menandakan jantung mengalami kondisi yang tidak normal.
  • Sering sesak nafas karena pasokan oksigen dalam otak yan gberkurang akibat pembuluh darah jantung yang tersumbat.
  • Mudah merasa lelah dan pusing atau sakit kepala karena jumlah oksigen dalam tubuh yang sangat minim.
  • Ada rasa terbakar di sekujur tubuh yang tidak jelas apa penyebab hal tersebut.
  • Rasa sakit di sekitar tulang dada maupun leher seperti nyeri tiba-tiba dalam beberapa waktu yang hilang timbul. Kondisi ini muncul saat penyakit sedang parah dan menghilang saat kondisi peredaran darah jantung sedikit lebih lancar.
  • Rasa mual dan berkeringat dingin seperti ingin muntah karena pasokan oksigen pada metabolisme tubuh yang mengalami kekurangan.

Baca juga: terapi penyakit jantung

Pemicu Penyakit Jantung Koroner

Banyak hal yang menjadi pemicu timbulnya kondisi penyakit jantung koroner. Jika ditinjau dari patofisiologi jantung coroner, maka salah satunya yaitu aktifitas kurang sehat berikut ini:

  • Gemar merokok dan dalam jumlah yang sangat besar. Sehingga dapat dikategorikan sebagai perokok berat. Racun dalam nikotin akan memperparah kerja jantung yang sudah lambat. Akibatnya serangan jantung tidak dapat dihindari.
  • Konsumsi makanan berlemak tinggi seperti daging sapi berlemak atau daging kambing berlemak yang menyumbat pada peredaran darah di sekitar pembuluh darah jantung. Akibatnya gerak dan otot jantung tidak maksimal lagi serta justru makin memburuk. Sewaktu sumbatan terjadi dan darah tidak bergerak sama sekali, maka otot jantung akan berhenti bekerja dan menimbulkan kematian.
  • Minuman keras, yang mana alkohol memperparah kondisi jantung yang mengalami penyumbatan lemak. Karena itu sebaiknya hindari minuman keras jika dikonsumsi berlebihan setiap hari.
  • Stres akibat beban hidup maupun pekerjaan yang menyebabkan hormone untuk metabolism tubuh tidak seimbang. Akibatnya pembuluh darah mudah tersumbat dan resiko penyakit jantung lebih mudah mengancam.
  • Komplikasi penyakit seperti diabetes dan darah tinggi merupakan pemicu nomer satu dari penyakit ini. Karena itu jika memiliki penyakit tersebut sebaiknya ekstra hati-hati.

Cara Mengatasi Penyakit Jantung

Jika mengalami gejala-gejala jantung seperti yang disebutkan di atas, maka kemungkinan besar sedang terserang jantung koroner. Karena itu jika positif menderita penyakit tersebut sebaiknya lakukan beberapa cara pengobatan di bawah ini untuk mengatasinya:

  • Konsumsi obat-obatan medis yang diresepkan doketer seperti anti koagulan, anti platelet dan berbagai macam obat sejenis yang berfungsi mengurai sumbatan pada paredaran darah di area pembuluh darah jantung.
  • Konsumsi obat herbal yang membantu memaksimalkan terurainya lemak pada pembuluh darah, misalnya dengan minum obat herbal jantung koroner ICP Capsule secara rutin. Ribuan orang sembuh dari penyakit jantung secara alami tanpa operasi dan tanpa efek samping.

Cara Mencegah Jantung Koroner PJK

Baca juga  9 Ciri-Ciri Penyakit Jantung Iskemik (Terlengkap)

Untuk pencegahan jantng koroner, maka sebaiknya lakukan beberapa hal berikut ini setiap harinya:

  • Hindari makanan berlemak dang anti dengan makanan yang banyak mengandung serat seperti sayur hijau dan buah-buahan.
  • Lakukan olah raga secara teratur 2-3 kali dalam seminggu untuk menghindari penumpukan lemak pada pembuluh darah tubuh.
  • Berhenti merokok supaya tidak memperaprah kondisi jantung yang sudah bekerja berat.
  • Hindari pemakaian obat terlarang yang dapat memperparah kondisi pembuluh darah pada jantung.
  • Hindari kebiasaan gemar minuman beralkohol hingga memabukkan supaya konsentrasi alkohol dalam darah dapat berkurang.

Itulah beberapa penjelasan tentang patofisiologi penyakit jantung koroner pada seseorang yang diduga memiliki ciri-ciri tersebut. Dengan memahami lebih detail tentang penyakit ini maka dapat dilakukan pencegahan maupun pengobatan yang lebih fokus. Supaya resiko jantung koroner dapat berkurang dan terhindar dari resiko kematian yang mengancam juga.

😡
☹️
😐
☺️
😍
5/5😍1